Kasus Subang, Belum Terungkap dan Banyak Kejanggalan, Pria Ini: Ada Sumber Istimewa yang Mengatakan...

14 Mei 2023, 07:25 WIB
Kasus Subang, Belum Terungkap dan Banyak Kejanggalan, Pria Ini: Ada Sumber Istimewa tang Mengatakan... /Tangkapan layar Youtube Anjas di Thailand/

LINGKAR KEDIRI - Kasus pembunuhan yang telah merenggut nyawa almarhumah ibu Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu, kini lebih dari satu tahun masih dalam proses penyidikan.

Di awal kasus 55 titik cctv telah diperiksa, namun hasilnya nihil tak ada satupun cctv yang menunjukkan datangnya pelaku ke rumah tempat kejadian perkara (TKP).

Bukti-bukti seperti halnya sidik jari dan DNA pada puntung rokok yang ditemukan di TKP telah dikantongi oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: Kasus Subang, Belum Terungkap Pembunuh Ibu Tuti dan Amel, Pria Ini: yang Diperiksa Gak Hanya DNA...

Namun, pihak kepolisian belum mengumumkan siapa pelaku pembunuhan ibu dan anak Subang yang sebenarnya.

Salah satu pemerhati kasus pembunuhan ibu dan anak Subang kembali membahas terkait perkembangan kasus tersebut.

Anjas Asmara menyatakan bahwa ada sumber istimewa yang memberitahunya tentang perkembangan kasus pembunuhan Subang.

"Kayaknya gak mungkin kalau tidak ada yang main-main gitu dengan banyaknya (petunjuk)," kata Anjas sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Anjas Asmara.

Baca Juga: Kasus Subang, Perlu Cek Pohon Kekerabatan Mengungkap Siapa Pelaku yang Membunuh Ibu Tuti dan Amel

"Bahkan ada sumber istimewa yang menyatakan ke aku bahwa, kalau ada dari penyidik ke lapangan gitu melaporkan ini dan itu ke seseorang dengan pihak yang berwenang juga tapi gak di follow up dibiarkan," kata Anjas.

Hal tersebut menambah kejanggalan-kejanggalan dalam kasus yang telah merenggut nyawa almarhumah ibu Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu.

Sebagai informasi, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas pada bagasi sebuah mobil Toyota Alphard pada garasi rumah mereka di Ciseuti, Jalancagak, Subang, pada 18 Agustus 2021.***

 

 

Editor: Haniv Avivu

Tags

Terkini

Terpopuler