Aceh Leuser Antara Tinggal Selangkah, Tagore Abubakar: Tinggal Tunggu Restu Jokowi Saja

- 23 September 2020, 11:32 WIB
Wacana Aceh Leuser Antara.
Wacana Aceh Leuser Antara. /RRI

LINGKAR KEDIRI- Beberapa wilayah yang masih masuk ke dalam bagian Aceh saat ini tengah menunggu perkembangan dari jerih payah dan harapan mereka selama beberapa tahun terhadap pemekaran daerah Aceh.

Aceh Leuser Antara (ALA) adalah nama yang akan terbentuk dan disemogakan akan terealisasi dari harapan bertahun-tahun itu yang telah disepakati.

Tagore Abubakar, adalah satu tokoh yang berjuang terhadap pemekaran Aceh.

Baca Juga: Cek Daftar Penerima Lengkap Bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan Rp 600 Ribu, Update 23 September 2020

Baca Juga: Timor Leste Kacau, Ramos Horta: Bank Mandiri dan BRI Jelas Pembunuh Ekonomi!

Sekaligus, ia juga mantan anggota DPR RI tahun 2014-2019. ia menyebut bahwa proses pemekaran Aceh tinggal sedikit langkah lagi dan akan terealisasi.

Tagore menyebutnya setelah mendapat persetujuan pemekaran pada 26 Februari 2016 lalu dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPR RI, Rambe Kamarul Zaman.

ia juga memaparkan bahwa dokumen perihal penataan daerah tersebut sudah diserahkan kepada pemerintah pusat.

Baca Juga: Timor Leste Kelaparan, Singgung Mi Instan dan Rokok Indonesia pula! Jose Ramos Horta Maunya Apa?

Sehingga saat ini, menurutnya tinggal menunggu tanda tangan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Tinggal teken Jokowi saja. Jangan justru dimulai dari awal lagi," ujar Tagore seperti dikutip Lingkar Kediri dari Pikiranrakyat-Bekasi.com dan RRI pada Rabu, 23 September 2020.

Sementara itu, Tagore mengatakan bahwa dalam proses pemekaran selama ini selalu terdapat pihak yang tidak suka jika wilayah tengah dari provinsi induk Aceh akan berdiri sendiri.

Baca Juga: 8 Fakta TNT! dari Ledakan Beirut Sampai Latihan Paskhas TNI AU Barusan yang Gegerkan DKI Jakarta

Ketidakpastian terhadap penolakan tersebut menurut Tagore tidak jelas.

Menurutnya, pemekaran daerah Aceh tidak akan merugikan provinsi induk karena dana pemekaran provinsi baru sepenuhnya akan disuntik pemerintah pusat.

Hal tersebut akan berlangsung hingga terwujudnya pemerataan pembangunan.

Baca Juga: Indonesia Menginspirasi ASEAN! Tolak Klaim Nine Dash Line atas China, Langkahnya Diacungi Jempol

"Oleh provinsi induk, sebenarnya gak ada alasan menolak, tapi kenyataannya, selama 15 tahun perjuangan ini, ditolak terus," terang Tagore.

Tagore sangat mengapresiasi atas perjuangan yang dilakukan oleh sejumlah tokoh wilayah tengah Aceh dalam tujuan bersama terhadap pemekaran ini.

Selain itu, Ia mengaku juga telah melakukan komunikasi dengan Bupati Gayo Lues, Muhammad Amru sebagai salah satu tokoh yang menggaungkan kembali pembentukan ALA.

Baca Juga: Siap Perang! Bocoran China Akan Serang Taiwan Tanggal 3 November, AS Masih Rundingkan Prediksinya

Seperti diketahui, pembicaraan perihal pemekaran ini gencar dilakukan oleh para tokoh, seperti pada Jumat, 18 September 2020 kemarin.

Bupati Gayo Lues mengundang Bupati dan pimpinan DPRK Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Tenggara, dalam rapat koordinasi dengan salah satu poin pembahasan soal pembentukan ALA.***(Rizki Gura Saputra/Bekasi.pikiran-rakyat.com)

Editor: Mualifu Rosyidin Al Farisi

Sumber: RRI bekasi.pikiran-rakyat.com


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah