Jokowi Berencana Mengembangkan Industri EV Berbasis Nikel, Elon Musk: Indonesia Memiliki Banyak Potensi

- 21 Mei 2022, 14:30 WIB
Musk Akan Masuk Partai Politik
Musk Akan Masuk Partai Politik /Wikimedia/

 Baca Juga: Melupakan J-20, China Dikabarkan Kerjakan Pesawat Tempur Siluman Baru Ini, Mampu Bersaing dengan F-35?

Seorang penjabat Indonesia mengatakan bahwa pertemuan antara Elon Musk dan Presiden Jokowi dimulai setelah putaran diskusi tingkat kerja tentang potensi investasi di industri nikel Indonesia dan pasokan baterai untuk kendaraan listrik.

Bahkan penjabat Indonesia juga mengatakan bahwa pada minggu lalu perwakilan dari Tesla mengunjungi Indonesia untuk melakukan pertemuan mengenai potensi investasi terkait baterai.

Seperti diketahui bahwa selama bertahun-tahun ini, Indonesia terus berusaha untuk mendapatkan kesepakatan dari Tesla mengenai investasi baterai dan kemungkinan untuk perusahaan kedirgantaraan SpaceX milik Musk.

Elon Musk juga mengatakan, mungkin ada ruang untuk “kemitraan dalam banyak hal, karena Indonesia memiliki banyak potensi”, katanya

 Baca Juga: SEA Games 31, Media Asing Sebut Vietnam Berpeluang Cetak Hat-trick ‘Emas’ ke Gawang Thailand

Perlu diingat kembali bahwa Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

Yang mana dalam hal itu Presiden Jokowi ingin mengembangkan industri EV berbasis nikel di Indonesia,  mulai dari membuat logam nikel, hingga memproduksi komponen baterai dan merakit kendaraan listrik.

Dua kesepakatan selama sebulan terakhir telah memberikan momentum baru pada dorongan Jokowi untuk mengembangkan industri terkait EV pada saat pembuat mobil global berjuang untuk mengamankan pasokan bahan baterai sekaligus mengurangi ketergantungan dari China.

Kunjungi situs resmi kami secara langsung di lingkarkediri.pikiran-rakyat.com untuk mendapatkan informasi menarik dan terbaru lainnya.***

Halaman:

Editor: Haniv Avivu


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x