Karantina Mandiri, Menteri dan Anggota DPR Dapat Pengecualian, Kepala BNPB: Bisa di Tempat Khusus

- 14 Desember 2021, 12:45 WIB
Ilustrasi karantina Covid-19.
Ilustrasi karantina Covid-19. /Foto: Pixabay/

LINGKAR KEDIRI - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa ada pengecualian terhadap beberapa pihak terkait karantina Covid-19.

Pernyataan Kepala BNPB tersebut menjawab pertayaan dari Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto terkait adanya perubahan waktu karantina yang awalnya 3 hari menjadi 10 hari.

 Baca Juga: Hasil Undian Babak 16 Besar Liga Champions 2021-2022, CR7 Hadapi Peraih 7 Balon d’Or

Yandri juga menanyakan terkait karantina bagi masyarakat yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

"Untuk karantina-karantina yang mandiri memang ada beberapa pengecualian, Bapak," ujar LetjenTNI Suharyanto saat rapat dengar pendapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin, 13 Desember 2021.

 Baca Juga: Terkini, Eksekutor Pembunuh Tuti dan Amel Diduga Masih Muda dan Terlatih Lakukan Aksi

Suharyanto juga menjelaskan bahwa beberapa pihak juga dapat melakukan karantina mandiri.

Termasuk pejabat setingkat Menteri dan juga anggota DPR.

"Sebagai contoh pejabat negara setingkat menteri, kemudian anggota Dewan ini juga, apabila kembali dari luar negeri memang mendapat fasilitas untuk karantina mandiri, Bapak," terang Suharyanto.

 Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 14 Desember 2021: Kegep Berduaan Sama Jessica, Rendy Akan Didepak Oleh Aldebaran?

Meski demikian, Suharyanto mengatakan bahwa maksud dari karantina mandiri tersebut adalah dengan menyiapkan tempat khusus.

"Artinya karantina mandiri itu tidak ditempatkan di hotel maupun tempat-tempat yang disiapkan. Jadi bisa di tempat khusus gitu. Karantina mandiri itu sama dengan karantina yang terpusat, Bapak," ujarnya.

Baca Juga: Terbongkar, Emma Waroka Beberkan Sifat Asli dari Sosok Fuji yang Disebut Tulus Merawat Gala 

Suharyanto menegaskan pemberlakuan 10 hari karantina mandiri tersebut ada batas-batasnya, ia juga berharap bagi pihak yang sedang menjalani karantina mandiri untuk tidak berkeliaran.

"Jadi selama 10 hari diharapkan tidak ke mana-mana. Ada batasan-batasannya yang sudah kami sampaikan lewat surat edaran. Kalau memang ada yang melanggar, ini kasuistis, Bapak, jadi satu-dua bukan mencerminkan organisasi itu," tambahnya.***

Editor: Yulian Fahmi

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah