Parah! Masker N95 Buatan China Ternyata Tak Sesuai Standar dan Terlanjur Beredar di Pasaran

- 28 September 2020, 10:01 WIB
Khawatir Tak Ampuh Halau Covid-19, Peneliti Sebut Masker N95 Produksi Tiongkok Tidak Sesuai Standar
Khawatir Tak Ampuh Halau Covid-19, Peneliti Sebut Masker N95 Produksi Tiongkok Tidak Sesuai Standar /pexels.com

LINGKAR KEDIRI - Masker N95 buatan China ternyata tidak sesuai standar minimum untuk COVID-19. Hal itu dinyatakan dari institusi riset internasional. Padahal, masker tersebut sudah beredar luas dipasaran, yang diklaim telah memenuhi standar Internasional, terutama dalam pencegahan virus yang menjadi pandemi saat ini.

Melansir dari laman Emergency Care Research Institute atau ECRI dalam press release-nya pada tanggal 22 September 2020, menyatakan bahwa sebesar 60 hingga 70 Persen masker N95 buatan Tiongkok tersrbut tidak memenuhi standar minimum untuk masker N95 Amerika Serikat.

Padahal, sebelumnya di Indonesia sudah terlebih dulu heboh masalah pelarangan penggunaan masker scuba dan buff. Malah baru-baru ini sebuah institusi mengklaim jika masker N95 buatan China tidak memenuhi standar.

 Baca Juga: Terungkap! Gunung Salak Terbelah, BNPB: Masyarakat Diminta Waspada Terhadap Fenomena Tersebut

Baca Juga: Konser Dangdut Tegal, Ganjar Respek kepada Kapolsek: Kan Dia Jadi Korban

Hal tersebut terungkap setelah peneliti ECRI menguji sebanyak 200 masker N95 dari 15 produsen berbeda. 

Padahal disebutkan sebelumnya, jika masker N95 dirancang khusus untuk menyaring 95% partikel aerosol di udara maupun tetesan air.

Doctor of Medicine/MD dan CEO ECRI, Marcus Schabacker, mengatakan Di bawah pandemi yang parah dan mendunia ini, rumah sakit Amerika telah membeli ratusan ribu masker buatan China dalam enam bulan terakhir.

Baca Juga: Segera Login di www.prakerja.go.id, Pendafaran Kartu Prakerja Gelombang 10 Ditutup Hari ini

Halaman:

Editor: Mualifu Rosyidin Al Farisi

Sumber: Emergency Care Research Institute


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah